Nak cari duit lebih dari rumah?

Followers

Popular Posts

August 4, 2011

Ramadhan ini

Apa makna ramadhan episod ini bagi kamu...sebulan itu adakah ia sekadar tradisi atau sesuatu yang memberi makna..sejauh mana ia dapat dihayati segalanya bersandar pada kedalaman perigi ilmu yang kita gali. Bukan bazar ramadhan yang menjadi tumpuan, bukan juga keramaian hadirnya jiwa ke masjid-masjid indah terus menjadi kebanggaan nusa..meskipun ia tetap exist dalam realiti.  Jika hanya bagai buih-buih sahaja maka kemenangan itu masih jauh..Tetapi yang dicari ialah sejauh mana hati gelap itu dibersihkan kembali, sekental mana cermin kabur itu kembali digilap, dan sekilat mana emas karat itu ditempa agar ia kembali menyinar. ia bukan semudah kata. Perjalanan singkat 30 hari mencari taqwa, bukan mudah untuk diraih. bermadah indah selalu ringan bagai daun gugur lalu ia hilang. Meski awalnya seperti juara, namun selagi ia belum pergi, jangan sesekali mimpi seperti juara. kerana bulan ini bukan bulan merebut juara..tetapi bulan yang lebih hebat dari menjadi juara..jika jiwamu juara dipentas dunia, belum tentu Tuhanmu dan Rasul mencintaimu..tetapi kemenanganmu di bulan ini, menjadikan Allah, Rasul dan seluruh makhluknya mencintaimu..terus terbuka pintu-pintu rahsia lalu datangnya dunia tunduk menyerah kepadamu..lalu ia membawamu ke suatu persada  tiada nilainya...kekal abadi..apa yang pasti..ia adalah 30 hari membina kekuatan diri agar perjuanganmu menegakkan islam terus segar sepertinya bunga dan pokok di ufuk fajar. 
Jangan terus-terusan berlapar dan dahaga sahaja lalu kecewa nestapa, sedarlah mengapa jiwamu tetap kosong, kekotoranmu itu yang menghalangi cahaya itu harus pantas di cantas tegas. Perubahan itu terpulang pada dirimu untuk memulainya. Percayakan jiwamu bahwa Tuhan tidak pernah akan mengubah dirimu selagi nyenyak lena dan setia di ruangan kotoran itu. Bangunlah dan carilah ilham itu antara dua alam. Bukalah kitab cinta dan hayatilah ayat-ayat cinta itu. Merasai cinta itu akan membutakan dirimu dalam kedamaian meskipun ia sebuah kejauhan dan kepahitan. Nescaya dirimu akan menemui kata sabar dan percaya akan takdir. Pilihlah Ramadhan ini sebagai titik ledakan agar jiwamu kembali sebaris di barisan hadapan, barisan yang mulia kebanggaan nusa dan agama. 

  perubahan itu perlu agar dakwah yang dibawa, mampu membawa diri sendiri hidup dan menghidupkan dakwah...

No comments: