Nak cari duit lebih dari rumah?

Followers

Popular Posts

October 18, 2009

Masih bersemangatkah Anda?

See full size image








Bumi sarawak hari ini telah bertuah. Allah swt telah mengurniakan kita seorang ustadz yang telah ditarbiyah. Kedatangan beliau telah memberi nafas baru dalam perjuangan umat islam membela saudara kita di Palestin tercinta. Apabila memikirkan kembali isu-isu Palestin ketika mendengar ceramah-ceramah Ustadz Nazri (satu-satunya wakil Aman Palestin di sarawak) sangat memberi kesan dalam jiwa. Betapa bagi ikhwah sendiri, isu-isu palestin sudah kurang diperbincangkan lagi. Malah, kalau dalam halaqah atau daurah isu ini sangat sedikit disentuh dan dibicarakankan. Ustadz punye semangat, cakap je bile, malam bile, di mana sahaja. "ustadz siap hadir untuk berceramah !!" begitulah antara pesan Ustadz nazri.

namun bagi kita. Terasa seolah-olah kita hanya ikut musim sahaja dalam memperjuangkan isu-isu Palestin. kita sering cakap, orang umum ni hanya setakat semangat je dalam demonstrasi, lepas tu balik rumah lupe dah. namun hakikatnya kini kita juga semakin nak menjadi seperti mereka. Walaubagaimanapun, tidaklah semua ikhwah/akhwat yang dimaksudkan.

Oleh itu marilah kita ikhwah dan akhwat kembali menyalakan semangat perjuangan membela ummat islam di Palestin dan Masjid Al-Aqsa. kembalilah kita menjadikan isu-isu ini sebagai salah-satu isu penting dibincangkan dalam halaqah dan taklim. Hangatkanlah slot Akhbar Alam islami dalam halaqah dengan Isu palestin.

Satu lagi masalah,

Selain itu, penulis juga melihat, kita para ikhwah dan akhwat sudah semakin kurang semangat dalam memboikot barang-barang israel dan Amerika yang menyokong zionis. Kadang-kadang kita mencari-cari alasan supaya barang yang kita tahu boikot itu tidak termasuk dalam boikot. Kalau dah terbeli, apatahlagi kadang-kadang tiada rasa menyesal atau bersalah. Hanya sekadar mengeluh. Aduh! kalau kita pun dah macam ni, maknanya jangan nak mempersoalkan orang lain yang tak boikot. sebab kita sendiri kurang ambil berat soal boikot.

Jadi disini ana copy satu artikel dari web al-ikhwan untuk dikongsi dgn antum semua.

Boikot Ekonomi… Fardhu Ain Atas Umat Islam

14/1/2009 | 16 Muharram 1430 H | 831 views
Oleh: Al-Ikhwan.net

Kirim Print
Mari berjihad dengan memboikot produk-produk zionis, Amerika dan negara-negara Eropa pendukung agresi brutal zionis

Mari berjihad dengan memboikot produk-produk zionis, Amerika dan negara-negara Eropa pendukung agresi brutal zionis !!

Ditulis oleh Muhammad Yusuf

Penterjemah:

Abu Ahmad

_______

Dalam rangka membela anak-anak, wanita dan orang tua yang terbunuh oleh senjata zionis yang keji.

Dalam rangka membela warga yang sakit dan terluka akibat blokade dan agresi militer zionis.

Dalam rangka membela rumah-rumah yang hancur oleh tangan kotor zionis.

Dalam rangka memobilisasi masa secara nyata untuk mendukung ketegaran umat Islam di Gaza.

Dalam rangka memberikan tekanan ekonomi atas musuh zionis.

Dalam rangka menahan laju tekhnologi militer zionis.

Dalam rangka memberikan dampak negatif pada sistem kapitalisme zionis dan pengaruh-pengaruhnya.

Dalam rangka menjaga kehormatan kita; umat Islam dan Arab.

Dalam rangka memerangi normalisasi dengan Zionis.

Dalam rangka menghormati lembaga-lembaga resmi terhadap konsnsus yang keluar untuk kemaslahatan bersama.

Untuk itu semua, kami menyeru seluruh bangsa Arab dan Islam dan hati nurani umat manusia untuk mengefektifkan boikot ekonomi terhadap berbagai produk Zionis dan Amerika pada urutan pertama pertama, dan produk-produk Negara Eropa yang mendukung agresi brutal, sehingga mengakibatkan jatuhnya korban dari sipil dan tidak berdosa dan yang terluka pada setiap menitnya.

Syari’at boikot

Para ulama menegaskan bahwa boikot ekonomi saat ini telah menjadi wajib Ain atas setiap Muslim laki-laki dan perempuan.

Dalam Fatwanya, DR. Yusuf al-Qaradawi, ketua persatuan ulama Islam internasional mengatakan bahwa bentuk jihad banyak ragamnya; Ada jihad melalui tangan, ada jihad melalui lisan, ada jihad melalui hati dan ada jihad melalui boikot; jika semua dapat memperlemah kekuatan musuh, memperlemah duri-durinya, dan berbagai sarana lain yang mampu dilakukan oleh setiap individu muslim untuk memboikot musuh maka lakukanlah.

Beliau mengatakan bahwa tidak diperbolehkan bagi seorang muslim dengan cara apapun menjadi pakaian atau memberikan bantuan kepada musuh agamanya dan musuh negerinya, baik musuh tersebut adalah Yahudi atau kaum animisme atau yang lainnya; Seorang Muslim harus berada berlawanan dengan musuhnya, terutama yang telah melanggar hak-hak dan kewajibannya, melecehkan kehormatannya dengan berbagai cara. Dan minimal yang dapat dilakukan adalah melakukan boikot; karena setiap dinar atau riyal, atau setiap Qirsy atau setiap rupiah yang kita berikan kepada musuh, maka berarti kita telah memberikan kepadanya peluru atau seharga peluru yang nantinya akan bersarang ke dada seorang muslim; karena harta yang kita berikan akan menjadi alat untuk membeli senjata dan digunakan untuk membunuh saudara kita di Jalur Gaza.

Syeikh Faisal Mawlawi dalam fatwanya menegaskan bahawa memboikot barang-barang yang berasal dari Amerika dan Inggris yang diluncurkan oleh para ulama dan para pemimpin gerakan Islam muncul karena Amerika Serikat ikut serta membantu dan mendukung entitas Zionist dengan uang dan senjatanya, yang dengannya pula membuat zionis terus melanjutkan penjajahannya terhadap bumi Palestina dan mengusir sekitar 4 juta penduduknya, sehingga mereka berpencar dan terlantar di berbagai pelosok negeri, dan disertai dengan melakukan penghinaan dan kekerasan terhadap warga yang masih tinggal disana.

Beliau menambahkan, bahwa Amerika Serikat setiap tahunnya memberikan bantuan sebesar 4 miliar dolar kepada Zionist sebagai bantuan resmi, hal tersebut diterjemahkan secara nyata untuk menjadi peluru dan bom yang digunakan untuk membombardir dan menyerang Jalur Gaza. Maka dari itu, setiap negara yang memberikan bantuan seperti itu, maka secara syar’i, kita wajib memboikot segala barang produknya; secara prioritas, makna tersebut bukan antara halal dan mubah, namun antara haram yang paling keras dan haram paling ringan.

Dan Pada waktu bersamaan, kegagalan negosiasi politik Arab politik dalam usaha menghentikan agresi Zionist yang keji di Jalur Gaza, dan munculnya banyak reaksi dan demonstrasi masa yang mengecam agresi zionis ini, sehingga menjadikan pembicaraan tentang boikot ekonomi merupakan hakikat syar’i sebagai ungkapan rasa solidaritas terhadap warga yang tertindas di Jalur Gaza.

Sisi ekonomi

Beginilah hasil dari uang yang kita berikan kepada zionis

Beginilah hasil dari uang yang kita berikan kepada zionis

Sementara itu para pakar ekonomi memandang bahwa kembalinya pembicaraan tenjtang boikot saat ini merupakan

pukulan telak dan keras dari Arab kepada entitas zionis dan terhadap orang-orang yang berada di belakangnya seperti negara-negara Eropa dan Amerika; manfaatnya adalah untuk menegaskan bahwa masyarakat Arab dan umat Islam masih bisa berbuat dan ditangannya ada lembaran-lembaran penekan yang beragam yang tidak mampu dilakukan oleh para pemimpin dan rezim Arab yang hina “walau sekedar menghentikan konspirasi” untuk mengontrol atau melakukan pengawasan atasnya.

Sementara itu, seorang ekonom bernama Abdul Hafiz As-Showi menegaskan bahwa boikot ekonomi merupakan pelajaran sosial yang telah dibuktikan keberhasilannya sejak lama, dan permasalah blokade ekonomi dan boikot tidak dapat dipisahkan pada realitas politik.

As-Shawi menyebutkan beberapa contoh yang menegaskan bahwa kehendak politik adalah penggerak utama terhadap mesin global ekonomi, seperti Amerika Serikat saat mengembargo Kuba, penolakan Bank Dunia dan Amerika Serikat terhadap pendanaan proyek bendungan sehingga memaksa Mesir untuk menerima konsesi politik, dan dalam waktu dekat, Rusia akan menggunakan kerja sama gas untuk memaksa Ukraina dan negara-negara Eropa untuk menerima kondisi dan situasi politik tertentu.

As-Shawi juga menegaskan; bahwa ada kesempatan besar untuk mengefektifkan senjata boikot pada saat krisis keuangan global yang terjadi pada Amerika Serikat dan negara-negara Eropa pendukung utama agresi Zionis di Jalur Gaza; penggunaan minyak sebagai senjata pada saat ini, terutama pada saat krisis keuangan global dan kekurangan likuiditas, ditambah dengan potensi memberikan ancaman kepada negara-negara barat yang berkonspirasi yang berkemungkinan dipindahkannya aset Arab dari bank-banknya; sehingga akan memaksa negara-negara tersebut untuk mengambil posisi yang lebih netral dan manusiawi.

As-Shawi mengkritik kinerja media masa, yang menggambarkan bahwa boikot merupakan senjata yang tidak efektif namun justru akan merugikan ekonomi nasional dan mempengaruhi investasi asing, sehingga hal tersebut sebagai usaha yang gagal secara faktual.

Senjata yang menakutkan

Bebaskan Palestina dengan memboikot seluruh produk zionis

Bebaskan Palestina dengan memboikot seluruh produk zionis

DR. Jihad Subhi, dosen fakultas ekonomi di universitas Al-azhar setuju dengan pendapat As-Shawi. Beliau menegaskan bahwa boikot merupakan senjata menakutkan bagi perusahaan-perusahaan global yang dapat memberikan tekanan kepada pemerintah akan sikap politiknya yang tidak populis sehingga opini umum Arab dan Islam berubah, seperti yang terjadi ketika meletus intifada Al-Aqsha.

Beliau menegaskan bahwa boikot merupakan senjata paling ampuh dalam berbagai tingkatan politik dan ekonomi, – melalui proses matematika sederhana- bahwa masyarakat Arab yang jumlahnya 300 juta jiwa, jika 100 jutanya melakukan boikot atas satu produk Zionis, Amerika Serikat atau Inggris yang nilainya hanya satu pound Mesir (kira-kira saat ini sama dengan nilai Rp. 3000-red), maka kerugian akan ditanggung oleh perusahaan itu sebesar 100 juta pounds perhari sama dengan 25 juta dolar, dan ini hanya dalam satu produk, bagaimana jika kita melakukan boikot terhadap semua produk, maka akan memaksa pemerintah dan rezim-rezim Barat untuk mengambil sikap tidak seperti yang dilakukan sekarang.

Jenis-jenis perusahaan milik zionis

Jenis-jenis perusahaan milik zionis

BOYCOTT ISRAEL COMPANY LIST

AOL Time Warner, Apax Partners & Co Ltd, Coca-Cola, Danone, Delta Galil, Disney, Estée Lauder, IBM, Johnson & Johnson, Kimberly-Clark, Lewis Trust Group Ltd, L’Oreal, Marks & Spencer, Nestle, News Corporation, Nokia, Revlon, Sara Lee, Selfridges, The Limited Inc., Home Depot, Intel, Starbucks, Timberland, McDonald’s, Arsenal FC



semoga memberi manfaat kepada sesiapa yang membaca.

No comments: